"Sekarang dia seorang diri, apa kau akan tetap meninggalkannya?" gadis itu tidak memberikan jawaban. Ia masih menatap Sehun, kerutan pada keningnya menunjukkan bahwa ia menginginkan penjelasan. "ayahmu sudah tiada." jelas Sehun. Mendengar itu kontras membuatnya terduduk lemah dilantai. Air mata yang sedari tadi ia tahan kini mengalir bebas dari matanya. "hanya kau dan ibumu yang ia punya."
Excellent story with a growing mc. It has a sci-fi futuristic setting yet with the mc that is arrogant. Enemies aren't braindead as people at least talk as if they are people but still not so complex
Popular Reviews
Leave a Review